KUNJUNGAN DWPP DEPHAN KE TB RUMAH PINTAR KARTINI
RUMAH PINTAR KARTINI sudah hampir setahun. Sudah banyak anak-anak dan ibu-ibu memanfaatkan taman bacaan ini. Dengan adanya les bahasa Inggris, pengajian ibu-ibu, hingga kelompok bermain, membuat Rumah Pintar Kartini sering dikunjungi pembaca. Senang juga melihat minat baca anak-anak. Bahkan, ada pembaca usia TK yang bolak-balik ke RPK hingga 3 kali dalam sehari. Pinjam buku, dibaca di rumah, lalu dikembalikan. Datang lagi, ganti buku baru… Dengan senang hati pengurus melayani pembaca kecil yang sedang bersemangat itu. Tapi, sekarang mulai agak sedih, karena buku-buku cerita anak-anak sudah habis dibaca semua. Sehingga tidak ada buku baru lagi yang bisa dibaca. Hasil kencleng infak pembaca tidak begitu banyak, karena memang sukarela. Pengurus sudah berusaha mendaftarkan TB RPK ke yayasan 1001buku untuk meminta bantuan sumbangan buku, namun hingga kini belum ada hasil. Satu-satunya harapan kami adalah menjalin kerjasama yang berkesinambungan dengan Dharma Wanita Persatuan Pusat Dephan, seperti yang telah dilakukan oleh Ibu Suryadi (Kuathan) dan Ibu Untung Susoro (Badiklat). Mudah-mudahan memberi bantuan buku untuk TB RPK menjadi agenda kegiatan bakti sosial hari Kartini bulan April depan… Semoga! Amin! 
Add comment January 23, 2010
PIAGAM ISTIMEWA
Tiap kali menjelang terima raport guru-guru di KB LK mendadak pusing 7 keliling. Pasalnya, masing-masing guru kelas wajib membuat Piagam atas keistimewaan tiap-tiap anak didiknya. Mencari kekurangan anak lebih gampang. Si A masih cengeng, Si B tukang gambek, Si C masih kolokan nggak mau ditinggal ibunya, Si D begini, Si C begitu… tak sulit memang mencari kekurangan anak balita! Bahkan, tampaknya, dari kacamata orang dewasa, semua kurang!
Seorang anak mendapat predikat istimewa ‘Pandai Menirukan Suara Binatang’ oleh Bu Desy. Guru yang lain tak bisa menahan tawa. Predikat itu muncul pasti saking bingungnya Bu Desy mencari kelebihannya yang lain, karena si anak sangaaat pendiam. Saking pendiamnya, hampir-hampir kami tak tahu si anak ada atau tidak. Baru ketika diminta menirukan suara binatang, weesss… cuit-cuit, guk-guk, meong-meong, kaok-kaok, wek-wek… semua keluar dari mulut mungilnya. Akhirnya, kami pun sepakat dengan Bu Desy, ya sudah, keistimewaannya memang pandai menirukan suara binatang. Tapi, tentu saja, orang tuanya tidak sependapat dengan kami. Karena itu, piagam itu tak pernah kami berikan padanya… Tentu saja yang tertulis di piagam adalah kata-kata yang lebih memotivasi… Anak Yang Sangat Kreatif… biasanya, dalam hati, bu guru akan menambahkan… kreatif menirukan suara binatang…hehehe….
1 comment January 21, 2010
Siswa KB Little Kangaroo mengikuti kegiatan manasik haji yang diadakan oleh Pondok Pesantren Hidayatullah. Meski panas, lelah, anak-anak tetap semangat mengikuti rangkaian thawaf, sai, dan melempar jumroh. Namanya juga anak-anak, meskipun tidak begitu paham apa maksud dari masing-masing kegiatan yang diikuti, mereka tetap saja semangat. Karena boleh lari-lari.. hehe…
Add comment January 20, 2010
KB LK JADI 3 KELAS
Mulai semester 2 bulan Januari kemarin, anak-anak KB LK mulai dipisahkan berdasarkan usia. Usia 2,3 – 3 tahun menempati kelas bawah yang lebih luas dan lebih banyak mainannya. Sementara kelas usia 4 dan 5 tahun, menempati 2 kelas di ruangan atas. Ternyata dengan pemisahan kelas, suasana belajar jadi lebih kondusif. Anak usia 4 tahun yang mulai belajar membaca dan menulis terlihat lebih nyaman belajar di ruangan dengan menggunakan meja dan bangku kecil. Kelas untuk usia 4 tahun bahkan dilengkapi dengan komputer untuk menyetel murotal atau musik untuk membuat anak-anak semangat. Anak usia 3 tahun dipandu oleh bu Desy, Bu Nurul, dan bu Elfa. Sedangkan anak usia 4 tahun belajar bersama bu Isti dan Bu Daimah. Dan anak usia 5 tahun belajar bersama bu Anna. Kelas bawah lebih menekankan ketrampilan motorik kasar, seperti bermain ketangkasan fisik, mengenal angka dan huruf dengan cara games mencari harta karun atau memancing. Suasana terlihat sangat hidup dengan teriakan dan tawa anak-anak setiap hari. Yang di atas relatif lebih tenang. Suasana agak heboh tiap kali waktunya gosok gigi, karena anak kelas bu Isti dan kelas bu Anna berebutan gosok gigi lebih dulu.
1 comment January 19, 2010












